Messi Gagal Mematahkan Kutukan Melawan Tim Italia

Seorang pemain sepakbola internasional sekaliber Lionel Messi, pasti bisa dengan mudah membeli motor Ducati Superbike. Berbicara soal Messi, Lionel Messi gagal membobol gawang AC Milan di Liga Champions kemarin dan memperpanjang catatan buruknya menghadapi tim Italia.

Bintang asal Argentina itu tidak mampu menunjukkan sinarnya dalam laga leg pertama 16 besar Liga Champions di San Siro. Alhasil, Barcelona pun malah kehilangan taringnya dan menyerah 2-0 dari Rossoneri.

Messi terus memecahkan hampir semua rekor bersama Blaugrana – termasuk melewati catatan 300 gol di semua kompetisi pekan lalu dan memperpanjang rekor mencetak golnya dalam 14 laga beruntung. Tapi ketika dirinya menghadapi tim Italia, seolah-olah kutukan menghampiri La Pulga.

Di hadapan tim-tim kuat Italia, Messi cuma mencetak tiga gol dari sembilan laga, baik dalam menghadapi Milan, Inter Milan ataupun Udinese. Ketiganya tersebut juga datang dari titik putih, semuanya lawan Milan di musim lalu. Dan itu artinya pemegang empat trofi Ballon d’Or tidak pernah mencetak gol dari permainan terbuka saat melawan tim Italia.

Chris John Akan Fokus Dalam Peningkatan Fisik

Kalian kenal Chris John kan? Petinju asal Indonesia ini kalau bertanding pasti selalu pakai boxing gloves, bukan pakai sarung tangan bola.

Pemegang gelar Super Champion kelas bulu WBA Chris John masih tetap fokus pada latihan peningkatan fisik untuk menghadapi pertarungan mendatang. “The Dragon”, begitulah julukan Chris John, berencana akan kembali mempertahankan gelar untuk yang ke-18 kalinya.

Petinju dengan rekor bertarung 48 kali menang (22 diantaranya menang KO) dan dua kali seri mengatakan, jika dirinya sampai satu minggu ke depan akan fokus latihan di Sasana Herry’s Gym Perth, Australia, yaitu masih berupa peningkatan fisik.

Menurut dia, latihan peningkatan fisik yang akan dilakukannya dalam satu pekan ke depan adalah lari dan juga latihan dengan beban. Jadi, Chris akan menjalani latihan peningkatan fiosik selama dua pekan.

Kalau urusan jadwal pertandingan dan lawan yang akan dihadapinya pada pertarungan mendatang, menurut Chris John yang sudah memegang gelar juara dunia selama sembilan tahun tersebut, belum bisa dipublikasikan sampai ada pengumuman resmi dari pihak promotor.

Messi Terbaik Di Dunia Menurut Lamela

Seorang pemain sepakbola pasti memiliki jaminan hidup yang sudah pasti, mulai dari fasilitas hidup sampai ke jaminan keselamatan, maka dari itu asuransi kerugian juga sangat penting. Contohnya saja pemain asal Argentina, Lionel Messi.

Menurut Erik Lamela, Leo adalah pemain terbaik dunia saat ini. Untuk itu pemain AS Roma ini pun berharap bisa bermain bersama Messi untuk membela timnas Argentina.

Lamela masih belum melihat ada pemain lain yang bisa untuk menandingi kehebatan Messi di atas lapangan. Maka dari itu, ia pun menyatakan bahwa kompatriotnya itu memang sangat pantas untuk dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia saat ini.

“Messi benar-benar pemain yang sangat saya kagumi. Messi layak mendapatkan Ballon d’Or karena dia merupakan pemain terbaik di dunia untuk saat ini. Ia adalah orang yang sederhana di lapangan maupun di luar lapangan.” puji Lamela.

Pemain yang berusia 20 tahun ini juga sangat berharap dirinya mendapatkan kesempatan kembali untuk bermain bersama Tim Tango dan bisa menyaksikan kehebatan Messi dari dekat.

Senjata Tradisional Yang Berbahaya

Jika dijaman sekarang ada pertarungan pria melawan pria yang disebut dengan boxing diatas ring, berbeda dengan jaman dulu. Jaman dulu mungkin lebih ke perang antar suku atau kerajaan masing-masing yang mempertahankan kekuasaan atau malah ingin menambah daerah kekuasaannya. Selain itu, mereka juga menggunakan senjata yang sangat tradisional alias kuno. Nah, berikut ini senjata-senjata tradisional yang sangat berbahaya.

1. Panah berapi
Sederhana tapi efektif, panah berapi sudah digunakan dalam pengepungan untuk menghancurkan kekuatan musuh. Pemanah akan mengirimkan hujan panah yang berapi untuk melumpuhkan sebuah kota musuh hanya dalam hitungan menit saja. Sungguh luar biasa.

2. Katana
Katana merupakan salah satu dari jenis pedang yang paling terkenal dan juga berbahaya yang pernah dibuat di Jepang, dan kemampuan memotongnya juga sudah tidak diragukan lagi. Agak sedikit melengkung, dengan pegangan panjang untuk dua tangan, pedang ini juga sering digunakan oleh para samurai dan sering disebut dengan “Pedang Samurai”.

3. Greek Fire (Api Yunani)
KekaisaranB Bizantium sudah membekali pasukan angkatan lautnya dengan sebuah senjata pembakar yang siap untuk membakar musuh. Senjata ini juga sangat efektif untuk membakar bahkan menenggelamkan kapal lawan.

4. Shuriken
Kecil tapi sangat mematikan, Shuriken merupakan senjata untuk menyerang titik lemah lawan seperti leher, tangan, kaki, pergelangan tangan dan daerah sensitif lainnya. Senjata Jepang kuno yang satu ini sebenarnya tidak hanya digunakan oleh para ninja, tapi juga oleh samurai. Meskipun kemampuan untuk melukai sangat tinggi, tapi senjata ini digunakan sebagai senjata sekunder.

5. Spear
Salah satu senjata yang paling tua dalam sejarah adalah tombak. Tombak digunakan untuk berburu lebih dari 400.000 tahun yang lalu.

Demikian beberapa senjata tradisional yang paling tua dan berbahaya yang pernah ada. Semoga artikel ini berguna dan bermanfaat untuk kalian semuanya.

Celtic Siap Hadapi Gempuran Juventus

Kiper Celtic Fraser Forster sudah tidak sabar menunggu tantangan yang akan dihadapinya pada saat melawan Juventus di babak 16 besar Liga Champions. Kiper timnas Inggris itu sangat siap memberikan yang terbaik untuk The Hoops di laga nanti.

Forster, 24, merupakan salah satu pemain terbaik Celtic di fase grup. terlebih lagi dalam laga home dan away saat melawan Barcelona. Performa gemilang itu bahkan membuatnya dipanggil masuk skuad Three Lions.

Sebelum laga duel leg pertama melawan Bianconeri di Celtic Park, Forster mengatakan “Mereka tampil hebat di Liga Italia. Kami akan mengamati mereka semenjak hasil drawing keluar, jadi kami sudah betapa beratnya laga yang akan kami hadapi nanti.”

“Mereka mempunyai pemain-pemain yang fantastis, tapi kami semua sudah siap. Saya sendiri akan menikmati tantangan ini,” ucapnya.

Menurut statistik, di Liga Champions sejauh ini, performa Forster merupakan yang terbaik kelima di kubu Celtic, duo gelandang Victor Wanyama dan Charlie Mulgrew, bek Emilio Izaguirre dan juga striker Georgios Samaras.

Kelima pemain tersebut merupakan pemain yang patut diperhatikan oleh Juventus jika mereka ingin pulang membawa hasil positif dari Celtic.